Unilever Jual Bisnis Teh SariWangi
Unilever menjual bisnis teh SariWangi senilai Rp1,5 triliun sebagai bagian dari strategi optimalisasi portofolio dan fokus pada kategori inti.
Produk teh SariWangi yang selama ini menjadi bagian dari portofolio Unilever Indonesia.
INFOBRAND.ID, Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan kesepakatan untuk menjual bisnis teh di Indonesia yang menaungi merek SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa. Transaksi divestasi ini memiliki nilai Rp 1,5 triliun dan menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menata kembali portofolio bisnisnya di pasar domestik.
Dalam keterbukaan informasi, Unilever Indonesia menyampaikan bahwa pelepasan bisnis teh tersebut dilakukan sejalan dengan strategi global perusahaan untuk berfokus pada kategori yang lebih terbatas namun memiliki skala besar serta potensi pertumbuhan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, perusahaan menargetkan pengelolaan sumber daya yang lebih terarah guna mendukung penciptaan nilai jangka panjang.
Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menyampaikan bahwa kesepakatan ini diyakini dapat memberikan ruang bagi SariWangi untuk memasuki fase pengembangan berikutnya di bawah kepemilikan baru. "Langkah ini sekaligus mempertajam fokus Unilever Indonesia pada segmen utama yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dan menegaskan komitmen kami untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).
Divestasi bisnis teh ini juga mencerminkan upaya Unilever Indonesia dalam menyelaraskan operasionalnya dengan prioritas strategis perusahaan induk. Fokus pada kategori inti dinilai memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, serta mengoptimalkan investasi pada lini produk yang memiliki kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Perjalanan SariWangi dan Rencana Penyelesaian Transaksi
Unilever Indonesia pertama kali mengakuisisi merek SariWangi pada tahun 1989. Sejak saat itu, SariWangi dikenal luas sebagai pelopor produk teh celup di Indonesia dan menjadi bagian dari konsumsi harian banyak rumah tangga. Merek ini berkembang seiring dengan perubahan preferensi konsumen, didukung oleh inovasi produk dan distribusi yang luas di berbagai wilayah.
Selama berada di bawah Unilever Indonesia, SariWangi membangun reputasi sebagai merek teh yang lekat dengan keluarga Indonesia. Keberadaan merek ini di pasar teh nasional turut membentuk kategori teh celup sebagai salah satu segmen penting dalam industri minuman siap seduh di Tanah Air.
Melalui kesepakatan divestasi ini, PT Savoria Kreasi Rasa akan mengambil alih pengelolaan bisnis teh SariWangi. Perusahaan tersebut merupakan pelaku fast moving consumer goods lokal yang tengah berkembang dan aktif memperluas portofolio produknya. Akuisisi ini diharapkan memberikan kesinambungan operasional bagi merek SariWangi serta menjaga ketersediaan produk di pasar.
Unilever Indonesia menegaskan bahwa transaksi penjualan bisnis teh SariWangi masih menunggu pemenuhan seluruh persyaratan penutupan yang lazim berlaku dalam transaksi serupa. Proses penyelesaian transaksi ditargetkan dapat rampung pada semester pertama tahun 2026.
Setelah divestasi ini selesai, Unilever Indonesia akan melanjutkan operasional bisnisnya dengan fokus pada kategori inti lainnya di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari penyesuaian portofolio yang dilakukan perusahaan untuk menyesuaikan strategi pertumbuhan dengan dinamika pasar serta kebutuhan konsumen yang terus berkembang.


