Integrasi Semen Baturaja Perkuat Pasar Semen Jambi
Peralihan wilayah pemasaran ke Semen Baturaja memperkuat distribusi semen di Jambi dan mendukung kebutuhan pembangunan daerah.
Pertemuan Pemprov Jambi dan Semen Baturaja membahas penataan wilayah pemasaran semen.
INFOBRAND.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan bahwa wilayah pemasaran semen di provinsi tersebut kini resmi berada di bawah PT Semen Baturaja. Informasi ini disampaikan dalam audiensi antara Gubernur Jambi Al Haris dan jajaran direksi PT Semen Baturaja di Rumah Dinas Gubernur pada Senin (24/11/2025).
Pertemuan dipimpin Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya, bersama Direktur Operasi Taufik. Dari pihak Pemprov Jambi hadir Kadis ESDM Provinsi Jambi Tandry Adi Negara, Kepala Biro Ekonomi, dan Karo Pemerintahan. Audiensi ini membahas penataan wilayah pemasaran BUMN semen pasca integrasi perusahaan ke dalam Semen Indonesia Group (SIG).
Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa perubahan wilayah pemasaran tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi nasional di sektor industri semen. Ia menyampaikan bahwa jajaran direksi Semen Baturaja telah memberikan penjelasan resmi mengenai penetapan Jambi sebagai area pemasaran perusahaan tersebut. “Dari direksi Semen Baturaja, mereka menyampaikan bahwa sekarang wilayah area Jambi berada di bawah Semen Baturaja. Tadinya Jambi itu areanya Semen Padang. Ini berubah karena mereka satu badan BUMN di bawah Semen Indonesia,” ujar Al Haris.
Peralihan pengelolaan pasar ini menjadi bagian dari upaya penguatan rantai pasok dan penyelarasan wilayah pemasaran di bawah SIG. Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan struktur pemasaran baru, terutama terkait kebutuhan material pembangunan yang terus meningkat.
Dalam audiensi tersebut, Al Haris menyampaikan bahwa Pemprov Jambi membuka peluang kolaborasi yang lebih intensif dengan PT Semen Baturaja, khususnya dalam penyediaan pasokan semen untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur. “Tentu ini perlu kita dukung. Karena ini BUMN, dan keuntungannya untuk bangsa kita. Saya menyambut baik teman-teman dari Semen Baturaja ini untuk promosi di Jambi, dan mulai gencar men-support pembangunan di Jambi,” kata Al Haris.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antara Pemprov Jambi dan manajemen Semen Baturaja telah terjalin baik. “Tinggal meningkatkan promosi saja. Pertemuan begini sebenarnya sudah jalan,” ujarnya. Pemerintah berharap penetapan Jambi sebagai wilayah pemasaran resmi Semen Baturaja dapat memperkuat koordinasi terkait distribusi, ketersediaan pasokan, serta dukungan terhadap proyek-proyek prioritas provinsi.
Penataan ulang wilayah pemasaran, termasuk peralihan Jambi dari Semen Padang ke Semen Baturaja, menjadi bagian dari strategi SIG dalam meningkatkan efisiensi operasional dan optimalisasi rantai pasok. Untuk daerah yang tengah mendorong pembangunan ekonomi dan infrastruktur, integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran suplai material konstruksi di tingkat regional.
Melalui audiensi ini, pemerintah dan BUMN terkait membuka ruang komunikasi yang lebih sistematis mengenai kebutuhan pembangunan serta peran industri semen dalam mendukung agenda daerah. Penetapan Jambi sebagai wilayah pemasaran Semen Baturaja menjadi langkah administratif yang diharapkan berpengaruh pada penguatan koordinasi di lapangan.


