Rabu, 07 Januari 2026

Follow us:

infobrand
11th INFOBRAND

ASDP Catat 647 Ribu Penumpang Arus Balik Selat Sunda

ASDP mencatat 647 ribu penumpang arus balik Selat Sunda pada Nataru 2025/2026 dengan kenaikan tipis penumpang dan kendaraan dari Sumatera ke Jawa.

ASDP Catat 647 Ribu Penumpang Arus Balik Selat Sunda Aktivitas penyeberangan kendaraan dan penumpang selama arus balik Nataru 2025/2026.

INFOBRAND.ID, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 647.898 penumpang dan 161.695 unit kendaraan telah menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa melalui Selat Sunda pada periode arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Data tersebut dihimpun selama periode H-10 hingga H+9, dengan fokus utama di lintasan Bakauheni–Merak sebagai jalur penyeberangan tersibuk nasional.

Jumlah penumpang dan kendaraan tersebut mencerminkan dinamika arus balik akhir tahun yang berlangsung relatif stabil. Tidak terdapat lonjakan signifikan sebagaimana yang kerap terjadi pada periode Nataru di tahun-tahun sebelumnya. Pola perjalanan masyarakat pada libur akhir tahun ini terlihat lebih moderat, dengan distribusi waktu perjalanan yang cenderung merata sepanjang periode libur.

Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti, menjelaskan bahwa karakteristik libur Nataru 2025/2026 memiliki perbedaan dibandingkan periode serupa di tahun sebelumnya. Salah satu faktor yang memengaruhi pola pergerakan masyarakat adalah kedekatan jarak waktu antara libur Nataru dengan bulan Ramadhan dan libur sekolah yang jatuh pada periode tersebut.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1

"Jumlah pengguna jasa pada periode ini relatif tidak terlalu signifikan. Selain karena jarak libur yang berdekatan dengan Ramadhan dan libur sekolah di bulan puasa, masyarakat juga mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem, sehingga sebagian memilih menunda perjalanan dan fokus pada mudik Lebaran," ujarnya.

Secara kumulatif, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni tercatat mengalami kenaikan sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Nataru 2024/2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 641.521 orang, sementara pada Nataru 2025/2026 meningkat menjadi 647.898 orang. Kenaikan tipis ini menunjukkan adanya pertumbuhan pergerakan masyarakat, meskipun dalam skala yang tidak besar.

Di sisi kendaraan, pertumbuhan tercatat lebih tinggi. Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa meningkat sebesar 4,2 persen, dari 155.148 unit pada periode sebelumnya menjadi 161.695 unit pada Nataru 2025/2026. Data ini mencakup kendaraan pribadi, angkutan umum, serta kendaraan logistik yang tetap beroperasi selama periode libur akhir tahun.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2

Peningkatan jumlah kendaraan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas mobilitas dan distribusi logistik tetap berjalan selama libur Nataru, meskipun ritmenya lebih terukur. Pergerakan kendaraan logistik dinilai masih berlangsung untuk mendukung kebutuhan distribusi barang antarwilayah, seiring tetap beroperasinya sektor-sektor ekonomi tertentu selama libur akhir tahun.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan bahwa selain faktor kalender libur, kondisi eksternal juga berpengaruh terhadap keputusan masyarakat dalam melakukan perjalanan. "Terjadinya bencana di beberapa wilayah Sumatera juga menjadi pertimbangan bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, sehingga pergerakan menjadi lebih selektif," kata dia.

ASDP mencatat bahwa kondisi tersebut mendorong sebagian pengguna jasa untuk mengatur ulang jadwal perjalanan, baik dengan memajukan, menunda, maupun membagi waktu keberangkatan agar terhindar dari potensi risiko perjalanan. Pola ini turut memengaruhi sebaran trafik penyeberangan yang tidak terkonsentrasi pada hari-hari tertentu saja.

Selama periode Nataru 2025/2026, ASDP bersama pemangku kepentingan terkait terus menjalankan langkah-langkah pengelolaan layanan penyeberangan, termasuk pengaturan operasional kapal, kesiapan pelabuhan, serta koordinasi dengan aparat dan instansi pendukung. Fokus utama diarahkan pada aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa sejak proses keberangkatan hingga tiba di pelabuhan tujuan.

ASDP juga menjadikan penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas layanan pada periode angkutan berikutnya, termasuk persiapan Angkutan Lebaran 2026. Data pergerakan penumpang dan kendaraan selama Nataru 2025/2026 menjadi salah satu referensi dalam perencanaan kapasitas, manajemen arus kendaraan, serta penguatan layanan penyeberangan di lintasan strategis nasional.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV